Tengoklah! Hai
Langit malam
Penuh bintang-bintang perkasa nan hangat
Menghangatkan dibalik deru angin yang terhempas pada tulang belulang
Deret-deretnya membentuk sebuah nama
Atau pernyataan
Tentang logika
Dan angan-angan cita-cita
Tentang wanita-wanita perkasa
Hasrat mulia
Memeras keringat demi anak-anaknya
Tentang penduduk-penduduk
Ramah bercengkrama merajut benang yang bernama silaturrahmi
Tentang bayangan rumah yang tengah dibangun diatas sepetak tanah
Dikelilingi rumah tetangga, dengan sawah dan kandang hewan ternak sebagai pelengkapnya
Terlalu dinikah memikirkan pernikahan?
Siapkah Ia melamar pengantinnya
Siapkah Ia bertemu orang tua
Siapkah Ia menafkahi anak istrinya
Siapkah Ia bergaul dalam lingkungan masyarakat
Siapkah Ia
Menerjang dunia beserta isinya
Yang sampai detik ini pun mempunyai rekor tak terkalahkan selama bermiliar-miliar tahun
Sang Langit malam, Sang Penyayang
Berilah kekuatan
Untuk hidup
Dan mati
28 Desember 2017
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Tolonglah berkomentar dengan sopan, NO SPAM!, dan dengan bahasa yang santun pula. Karena komentar anda sangat berarti bagi kemajuan blog ini ke depannya.