19 Januari 2019

Pujangga siang

Jalinan awan-awan siang tercampur dengan alunan lagu
Mendayu
Dari balik meja-meja kedap suara

Teduhnya sebagai payung kehidupan
Mereka yang hatinya terenggut
Tercabik
Hingga sisa-sisa bentuknya
Menunggu disirami lagi
Kembali,
Menjadi suci


11 Oktober 2018

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Tolonglah berkomentar dengan sopan, NO SPAM!, dan dengan bahasa yang santun pula. Karena komentar anda sangat berarti bagi kemajuan blog ini ke depannya.