Aku ingin berkhayal
Kita berjalan di atas debu-debu pasir
Mendengar ombak mengoyak karang
Berjalan bersama dengan bayang-bayang
Menjadikannya siluet empat orang
Aku ingin berkhayal
Air asin laut terpercik diantara jari-jemari
Yang terlihat keoranyean dibalik senyuman manis sang mentari
Menghitung waktu hingga akhirnya hanya terlihat sehelai rambut darinya
Meninggalkan coretan kenangan dibawah langit yang gelap
Aku ingin berkhayal
Kita berdua dihujani kelopak-kelopak bunga yang berguguran
Oleh sepoinya angin musim semi
Terinjak sepatu boot yang sedikit basah diterpa sisa-sisa musim dingin
Hingga berlalu-lalang burung-burung berkicau di atas rambutmu yang terjuntai
Duhai senja
Maukah kau ku hentikan waktu sejenak untuk menikmati damaimu
Wahai gemericik dedaunan
Inginkan kau menjatuhkan tetesan-tetesan rindu bersama hujan
Agar aku bisa memeluknya dalam keheningan dan ketenangan
Apakah salah
Aku berkhayal
6 Mei 2018
Muh. Faqih El Wathon
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Tolonglah berkomentar dengan sopan, NO SPAM!, dan dengan bahasa yang santun pula. Karena komentar anda sangat berarti bagi kemajuan blog ini ke depannya.